Home / Pendidikan

Jumat, 4 September 2026 - 14:28 WIB

Yayasan Universitas Sulawesi Tenggara Resmi Teken PKS Pendidikan SDM Perkebunan 2026

Yayasan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan SDM Perkebunan. (Foto: Unsultra)

Yayasan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan SDM Perkebunan. (Foto: Unsultra)

JAKARTA – Yayasan Universitas Sulawesi Tenggara terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor perkebunan. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Lembaga Penyelenggara Pendidikan SDM Perkebunan Tahun 2026 di Jakarta, Selasa, 1 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Yayasan Universitas Sulawesi Tenggara dalam memperluas kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan SDM di Sulawesi Tenggara.

Ketua Yayasan Universitas Sulawesi Tenggara, Dr. Oheo Kaimuddin Haris, SH., LL.M., M.Sc., mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran lembaga pendidikan dalam mencetak SDM yang kompeten dan memiliki daya saing.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Yayasan Universitas Sulawesi Tenggara untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sektor perkebunan memiliki potensi besar dan membutuhkan SDM yang kompeten serta profesional,” ujar Oheo.

Sementara itu, Rektor Universitas Sulawesi Tenggara, Prof. Dr. Eng. Jamhir Safani, S.Si., M.Si., menyambut positif kerja sama tersebut.

Menurutnya, program pendidikan SDM perkebunan sejalan dengan upaya Unsultra dalam menghadirkan pendidikan yang memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan daerah.

“Kami menyambut baik kerja sama ini. Ini merupakan kesempatan bagi Universitas Sulawesi Tenggara untuk ikut berkontribusi dalam menyiapkan SDM yang memiliki kompetensi dan siap berkontribusi terhadap pengembangan sektor perkebunan,” kata Prof Jamhir.

Ia menambahkan, Unsultra akan terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang dibutuhkan di lapangan.

“Kami ingin lulusan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga memiliki kompetensi, wawasan dan kemampuan untuk menjawab kebutuhan dunia kerja. Sinergi seperti ini sangat penting untuk mewujudkan hal tersebut,” jelasnya.

Penandatanganan PKS ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Yayasan Universitas Sulawesi Tenggara, Universitas Sulawesi Tenggara dan BPDP dalam mencetak SDM berkualitas untuk mendukung kemajuan sektor perkebunan di Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara.(rilis)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Saleh Lasata: Polemik Yayasan Unsultra Dipicu Laporan Keuangan Rektor Selama 12 Tahun Nihil

Pendidikan

Kemenkum Blokir Akses Perubahan AHU Yayasan Unsultra, AHU Versi Nur Alam Jadi yang Terakhir

Pendidikan

Dosen UHO Latih Ibu Rumah Tangga Puday Kendari Olah dan Kemas Bakso Ikan Secara Higienis

Pendidikan

Kantongi AHU Terbaru, Pengurus Yayasan Unsultra Usir Prof Andi Bahrun dari Rektorat

Pendidikan

Pertamina Goes to Campus: Ajak Ribuan Mahasiswa Dukung Ketahanan Energi

Pendidikan

Ketua Yayasan Dikti Sultra: Prof Andi Bahrun Bisa Jadi Rektor Unsultra Seumur Hidup

Pendidikan

Yayasan Unsultra Versi Nur Alam: Kalau Yusuf Mau Ambil Alih Jangan Pakai Kampus di Baruga

Pendidikan

SPMB 2026: SD Negeri 57 Kendari Siapkan Seragam Gratis Bagi Anak Yatim Piatu