KENDARIHARIINI.COM – Imigrasi Kelas I TPI Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar sosialisasi Golden Visa di Hotel Nugraha, Kabupaten Konawe, pada Kamis (16/4/2026). Golden Visa ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari investor asing di Sultra.
Sosialisasi ini dibuka oleh Bupati Konawe Yusran Akbar dan turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Sultra Ganda Samosir, dan Kepala Ombudsman Perwakilan Sultra Mastri Susilo.
Bupati Konawe, Yusran Akbar mengatakan, dirinya menyambut baik peluncuran Golden Visa ini. Ketua PAN Sultra ini mengaku tertarik dengan terobosan Ditjen Kementerian Imigrasi. Yusran bilang akan memfasilitasi sosialisasi dengan investor asing di Konawe.
Yusran menyebut, tiga dari lima perusahaan tambang di Konawe berstatus penanaman modal asing (PMA), meliputi PT Obsidian Stainless Steel (OSS) Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM).
“Saya sangat tertarik dengan Golden Visa, saya berharap bukan saja sosialisasi di sini, mari kita bersama-sama meramu konsep apa sehingga teman-teman dari pengusaha welcome bisa tertarik untuk bisa datang, magnetnya sudah ada,” ujarnya.
Ia berharap, Golden Visa ini bisa menaikkan pendapatan asli daerah (PAD) Konawe hingga dua kali lipat. Pasalnya, sebelum adanya Golden Visa, PAD dari kehadiran tenaga kerja asing (TKA) meningkat.
“Pendapatan PAD kami dari TKA meningkat dari 2023-2025. Tahun 2024 senilai Rp 26 miliar. Tahun 2025 meningkat hampir Rp 30 miliar, nilainya Rp 29,7 miliar. Dengan adanya Golden Visa saya yakin bisa meningkat 100 persen,” katanya.
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sultra Ganda Samosir mengatakan, tujuan sosialisasi Golden Visa ini untuk mengajak para kepala daerah untuk memanfaatkan terobosan ini agar PAD dari investor asing meningkat.
Salah satu kemudahan dari Golden Visa ini seperti memberikan izin tinggal kepada TKA selama 10 tahun. Sehingga, masa tinggal yang lama akan memberikan PAD yang jauh lebih tinggi kepada daerah tujuan investasi.
“Karena Golden Visa ini banyak kemudahan yang diberikan pemerintah pusat terhadap investor-investor yang akan menanamkan modalnya di Kabupaten Konawe. Jadi manfaatkan Golden Visa ini,” jelas Ganda Samosir.
Editor: Fadli Aksar














