Home / Kriminal

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:57 WIB

Anak Polisi Diduga Bawa Kabur Dana Kejuaraan Futsal se Sultra Rp 10,6 Juta

Ilustrasi

Ilustrasi

KENDARI – Muhammad Alfairuz (18) anak anggota polisi dipolisikan lantaran diduga menggelapkan dana kompetisi futsal antarpelajar SMA sederajat se Sulawesi Tenggara (Sultra) senilai Rp 10,6 juta. Akibatnya, kejuaraan futsal ini terhenti di fase 8 besar.

Laporan yang dilayangkan oleh Ahmad Mikael (18) di Polsek Baruga ini mandek bahkan tak digubris. Lantaran hingga kini polisi tak pernah sekalipun meminta keterangan pelapor.

Pelaporan yang dilakukan pada (8/2/2026) itu, polisi hanya memberikan surat tanda terima laporan, nomor : STTL/82/II/2026/SPKT-II/ SULTRA/RESTA KENDARI/ SEK BARUGA.

“Belum pernah sama sekali (pemanggilan pemeriksaan) sejak hari pertama saya melapor. Masalahnya sudah hari ke-12, biar panggilan mediasi keluarga belum ada,” ujar Ahmad kepada kendarihariini.com/.

Ahmad merinci, anggaran Rp 10,6 juta yang dibawa kabur anak polisi itu di antaranya untuk membeli hadiah tropy Rp 3,8 juta; baju panitia Rp 3,84 juta; honor wasit Rp 2 juta dan uang sponsor Rp 751 ribu.

“Sehingga kami dirugikan Rp 10,6 juta. Akibatnya kejuaraan terhenti di babak 8 besar,” tandasnya.

Kapolsek Baruga, AKP La Ode Hasmil Hamzah masih akan menanyakan perkara itu ke penyidik. “Saya konfirmasi sama anggota reskrim,” ujar La Ode Hasmil, Jumat (20/2/2026).

Editor: Fadli Aksar

Share :

Baca Juga

Kriminal

Belum Tangkap Pelaku, Polisi Baru Periksa Saksi Kasus Pembacokan Karyawan Tambang PT Toshida Indonesia

Kriminal

Mayat di Sungai Lasolo Ternyata Gembong Narkoba di Kendari, Sempat Jadi Target Besar Polisi

Kriminal

Usai Jadi Tersangka KDRT Istri dan Tak Pernah Ditahan, Bos Tambang di Kendari Malah Nikahi Pelakor

Kriminal

Prajurit TNI AU di Kendari Diduga Jadi Penadah Motor Curian, Tujuh Kali Transaksi dengan Tersangka

Kriminal

Tiga Polisi Tersangka Pengeroyokan Bebas Berkeliaran, Dikawal Kapolsek Datangi Orang Tua Korban

Kriminal

Tiga Anggota Polsek Poasia Jadi Tersangka Pengeroyokan

Kriminal

Preman Bersajam di Kolaka Blokade Jalan Rugikan Bisnis Tambang Miliaran Tak Ditangkap Polisi

Kriminal

Niat Tagih Utang Rp 80 Juta, Pasutri di Kendari Disiram Air Panas oleh Istri Polisi