KENDARI – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Tenggara (Sultra) menuding Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR) cawe-cawe dalam proses pergantian La Ode Tariala sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra.
Cawe-cawe ASR ini diduga membuat pergantian La Ode Tariala ke Sudarmanto terhambat. Pergantian Ketua DPRD Sultra mandek karena rapat paripurna yang digelar sebanyak 4 kali tak pernah kuorum, 2/3 dari jumlah 45 anggota dewan.
Jubir Partai NasDem Sultra, Muttaqin Sidiq mengatakan, cawe-cawe Gubernur ASR dalam proses ini terindikasi kuat terjadi. Salah satu indikasi kuat yakni La Ode Tariala dan ASR menghadap ke Mendagri diduga agar tak terjadi pergantian Ketua DPRD Sultra.
“Dugaan saya hampir saya pastikan terjadi. Kabarnya mereka (ASR dan Tariala) ke Mendagri mau melaporkan supaya tidak ada pergantian. Ini informasinya A1 dari anggota DPRD,” ungkap Muttaqin.
“Apa urgensinya (ASR) tidak mau La Ode Tariala diganti. Jangan-jangan ada bisnis gelap antara ASR dan Tariala, ini kecurigaan,” tudingnya.
Editor: Fadli Aksar














