Home / Hukum

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:08 WIB

Sekda Konsel Dipolisikan Usai Diduga Berzinah dengan PPPK Pemprov Sultra

Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Selatan (Konsel) Ichsan Porosi. (Foto: Istimewa)

Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Selatan (Konsel) Ichsan Porosi. (Foto: Istimewa)

KENDARI – Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Selatan (Konsel) Ichsan Porosi dipolisikan atas dugaan perzinahan di Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Minggu (12/7/2026) pagi.

Ichsan Porosi dilaporkan setelah digerebek diduga tengah bersama seorang wanita yang disebut-sebut merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra.

Laporan tersebut dibenarkan oleh Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sultra, Kombes Pol Wisnu Wibowo.

“Benar, tadi pagi ada laporannya diterima di SPKT Polda Sultra. Saat ini sedang dalam penyidikan di Ditreskrimum Polda Sultra terkait perzinahan,” ujarnya.

Sementara itu, Ichsan Porosi mengarahkan untuk menghubungi kuasa hukumnya, Doris Aneboa. “Supaya tidak semakin bias kemana-mana, saya kirimkan nomor lawyer saya ya, biar dia yang klarifikasi,” kata Ichsan kepada kendarihariini.

Meski begitu, Doris Aneboa belum merespons pesan WhatsApp saat dihubungi jurnalis kendarihariini Minggu malam.

Editor: Fadli Aksar

Share :

Baca Juga

Hukum

Kadis Pariwisata Sultra Dilapor ke KPK Usai Diduga Terima Gratifikasi Rp 4,8 Miliar dari Perusahaan Tambang

Hukum

Gubernur Sultra Dilaporkan ke KPK, Diduga Beli Kapal Mewah dari Hasil Tambang Ilegal PT TMS

Hukum

Polisi di Buton Kepergok Mertua di Dalam Mobil Diduga Selingkuh dengan Jaksa Kejari Baubau

Hukum

Kuasa Hukum Travel TRG: Perkara Dana Jemaah Umrah Harus Dibaca dari Peran Personal dan Aliran Dana

Hukum

Klarifikasi Pegawai Bank Sultra Usai Video Rusak Baliho di Lahan Sengketa Viral

Hukum

Percuma Lapor Polisi, Aksi Premanisme di Jalan Tambang Kolaka Kembali Terjadi

Hukum

Ketua Kadin Sultra Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan Tersangka Tambang Ilegal Baresrkim

Hukum

Jadi Korban TPPO, TKW Asal Konawe Minta Dipulangkan: Saya Diperlakukan Seperti Binatang